Mengaktifkan SPI pada Mini6410/Tiny6410

Pada tutorial sebelumnya kita sudah mencoba untuk mengaktifkan 1-Wire pada Tiny6410. Sekarang kita akan mencoba mengaktifkan SPI pada Mini6410 atau Tiny6410 mengingat kedua board ini memiliki konektor jalur SPI yang sama yaitu konektor SDIO2/SD Wifi pin 7, 8, 9, dan 10. Bedanya adalah Mini6410 menggunakan SPI0, sedangkan pada Tiny6410 menggunakan SPI1. Hal itu tidak menjadi masalah karena yang akan kita aktifkan adalah kedua jalur SPI, yaitu SPI0 dan SPI1.

Mengaktifkan 1-Wire pada Tiny6410

Secara default antarmuka 1-Wire pada Tiny6410 tidak diaktifkan. Tentu saja kita berbicara mengenai OS Linux pada board ini. Untuk mengaktifkannya kita perlu memodifikasi kernel. Kernel Linux yang digunakan adalah kernel bawaan board Tiny6410 yaitu kernel 2.6.38.

Pada contoh ini kita akan mencoba membaca temperatur dari sensor DS18B20 yang sudah terhubung ke GPIO GPN8. Untuk itu kita harus mengubah pin GPIO GPN8 menjadi jalur 1-Wire. Ini juga berlaku untuk board Mini6410 dengan keperluan lain karena sensor ini hanya terdapat pada Tiny6410.

Mentor Embedded Seminar: IoT System from Devices to the Cloud

Security Strategies for IoT Systems from Devices to the Cloud – Google Hangout

Diskusi panel ini akan membahas keamanan perangkat termasuk pendekatannya untuk penyimpanan data yang aman menggunakan ARM® TrustZone, transmisi data yang aman, konektivitas protokol, dan pengembangan untuk layanan berbasis cloud.

Dalam webinar ini akan dipelajari:

  • Menggunakan ARM® TrustZone
  • Mengamankan penyimpanan data di perangkat IoT
  • Mengamankan transmisi data lewat Bluetooth dan Wifi
  • Autentikasi akses perangkat ke layanan cloud
  • Desain perangkat dan layanan cloud

Waktu:
29 April 2014 08:00 – 09:00 waktu US/Pacific, atau
28 April 2014 22:00 – 23:00 WIB

Ayo, daftar untuk acara ini! Atau jika tidak bisa nanti akan disediakan link rekamannya.

Daftar di sini

*IoT: Internet of Things. Tidak tahu? Silahkan baca http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things

Microchip Seminar di Kuala Lumpur, Malaysia

Microchip kembali mengadakan seminar membahas tentang PIC32 yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 24 April di Sunway Resort Hotel.

Seminar ini akan mengenalkan seri PIC32MZ, MCU 32-bit (up to 2 MB Live-Update Flash dan 512 KB SRAM) dengan antarmuka suara dan grafik, High-Speed USB, Ethernet, dan Advanced Analog. Pembahasan akan mencakup arsitektur PIC32MZ dan fitur-fiturnya seperti konfigurasi clock, MIPS M14Kec microAptiv™ core (DSP, L1 cache, MMU dan microMIPS) dan antarmuka External Memory (via EBI dan SQI).

Termasuk pembahasan high speed (EBI, SQI, USB) dan low speed peripherals (SPI (I2S), UART, I2C™,CAN). Juga akan ditunjukkan penggunaan dan manfaat dari next generation peripheral dan middleware support libraries (Harmony) untuk embedded systems berbasis mikrokontroler Microchip.

Seminar ini juga akan menampilkan beberapa aplikasi spesifik seperti Human Machine interface (HMI), Wireless/Wire connectivity, Consumer Audio, dll.

Untuk info lebih lengkap silahkan buka link berikut:

http://techtrain.microchip.com/rtcv2/classlist.aspx?rid=21&ol=2

Sayangnya seminar ini tidak gratis, biaya untuk seminar saja US$20, atau US$60 beserta PIC32MZ Embedded Connectivity Starter Kit (DM320006). Berminat?

Elektor FREE Webinar: From Arduino Uno to BeagleBone Black (and back)!

image

Bagi embedded developer yang pas-pasan :-) cukup memusingkan untuk membuat software yang dapat berkomunikasi dengan sensor dan aktuator menggunakan Embedded Linux. Ketika kita membuat hardware yang berkomunikasi dengan Arduino UNO kemudian membuat software tes menggunakan library Arduino UNO tiba-tiba main board diganti menggunakan Embedded Linux, kita pun harus menulis ulang software tes di main board yang baru ini.

Apakah bisa jika software tes yang sebelumnya dibuat untuk Arduino UNO bisa digunakan di main board Embedded Linux? Ini memungkinkan dengan menggunakan wrapper, namun tidak disarankan untuk keperluan industri karena tidak handal untuk standar industri. Namun untuk hobi hal ini sangat berguna.

Topik yang akan dibahas adalah membungkus library Arduino sehingga bisa digunakan (wrapping) di Embedded Linux, dalam hal ini board yang digunakan adalah Arduino UNO dan Beagle Bone.

Waktu:
17 April 2014 13:00-14:00 GMT
17 April 2014 20:00-21:00 WIB

Pembicara:
Robert Berger. Adalah seorang ahli yang berpengalaman di bidang Embedded Real-time dan CEO dari Reliable Embedded Systems.

Detail & pendaftaran: http://www.element14.com/community/events/4021

Raspberry Pi Contest

Raspberry Pi computer Model-B Rev1

Raspberry Pi computer Model-B Rev1

Raspberry Pi computer Model-B Rev1Seperti yang diketahui, Raspberry Pi cukup menuai sukses baik di kalangan developer maupun pengguna mini PC. Kesuksesan Pi membuat komunitas pembuat Pi bisa menyumbangkan dana ke beberapa proyek open-source seperti XBMC, libav, PyPy, Pixman, Wayland/Weston, Squeak, Scratch, dan WebKit.

Walau begitu seperti ada yang kurang lengkap. Hal itu dikarenakan penggunaan VideoCore IV 3d pada SoC Broadcom membutuhkan beberapa closed-source binary driver (blob) yang berkomunikasi ke hardware secara langsung. Tidak adanya graphics driver yang benar-benar open-source dan dokumentasi benar-benar membuat masalah bagi Linux yang dijalankan di prosesor ARM. Komunitas tidak bisa memperbaiki jika ada bug, menambah fitur, dan yang utama tidak tahu apa yang sebenarnya dilakukan oleh graphics hardware.

Sampai pada akhirnya Broadcom merilis dokumentasi lengkap untuk VideoCore IV graphics core beserta source graphics stack di bawah lisensi BSD klausa-3. Source ini ditujukan untuk Broadcom BCM21553. Walau begitu bisa diakali untuk di-porting ke prosesor BCM2835 yang digunakan Pi sehingga memungkinkan mengakses tanpa menggunakan binary blob.

Pembuat Pi akan memberikan insentif sebesar $10.000 bagi yang pertama dapat mendemonstrasikan kepada mereka secara memuaskan dengan menjalankan Quake III pada framerate yang umum yang bisa dimainkan menggunakan driver buatannya. Kontes ini terbuka untuk siapa saja di belahan dunia manapun dan tidak ditentukan sampai kapan. Peraturannya dapat dilihat di sini.

Ayo developer dari Indonesia, kenapa tidak mencoba?

Referensi: http://www.raspberrypi.org/archives/6299

Prosesor A7 64-bit Baru Apple Membawa Banyak Rasa

Prosesor Apple A7

Prosesor Apple A7

Salah satu debat teknologi terpanas hari ini adalah: Apakah keputusan Apple untuk menggunakan sebuah chip 64-bit , prosesor A7 baru masuk akal? Atau itu hanya upaya untuk membuat sensasi? Argumen yang beredar umum saat ini adalah bahwa chip 64-bit tidak akan meningkatkan kinerja iPhone karena iPhone sendiri tidak akan memiliki memori lebih dari 4GB.

Chip 64-bit A7 benar-benar membawa banyak rasa, karena:

  • Chip A7 tidak hanya tentang 64-bit . Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja keseluruhan dari iPhone baru;
  • 64-bit bukan hanya tentang menangani lebih banyak memori – itu juga berarti prosesor A7 memiliki jumlah dan ukuran register yang lebih besar, set instruksi yang lebih canggih dan juga membuka kemungkinan optimasi lainnya;
  • Mengadopsi 64-bit lebih awal memberikan pengembang aplikasi Apple dan iOS lebih banyak waktu untuk membuat transisi sebelum menjadi keharusan.

Pertama-tama dari sudut pengguna, apakah benar jika chip A7 akan meningkatkan kinerja keseluruhan? Terlepas dari apakah itu adalah 64-bit atau 32-bit.